Jnana (halangan pengetahuan)

Siva Samhita
Bab V

atha jnana rupa vighna kathanam

5
yatthu vighnam bhavej jnanam kathayami varanane,
gomukham svasanam krtva dhauti praksalanam ca tat,
nadi sancara vijnanam pratyahara nirodhanam,
kuksi sancalanam ksipram pravesa indriyadhvana,
nadi karmani kalyani bhojanam srayatam mama.

Now I shall describe, O Parvati, the obstacles which arise from knowledge. Sitting in the gomukh posture and practicing dhauti (washing the intestines by hathayoga). Knowledge of the distribution of the nadis (the vessels of the human body), learning of pratyahara (subjugation of the senses), trying to awaken the kundalini force, by moving quickly the belly (a process of hathayoga), entering into the path of the indriyas, and knowledge of the action of the nadis; these are the obstacles. Now listen to the mistaken notions of diet, O Parvati.

Wahai parvati sekarang aku akan menggambarkan halangan yang muncul dari pengetahuan. duduk dalam sikap gomukha dan melaksanakan dhauti (mencuci perut dengan hatha yoga). pengetahuan tentang distribusi nadi-nadi (pembuluh-pembuluh badan manusia), mempelajari pratyahara (penaklukan indria-indria), percobaan untuk membangkitkan daya kundalini dengan menggerakkan perut secara cepat (suatu proses hatha yoga), masuk kedalam jalan indriya-indriya dan pengetahuan tentang kegiatan nadi-nadi ini semuanya merupakan halangan. sekarang dengarkan pengertian yang keliru tentang diet, wahai pravati.

6
nava dhaturasam chindhi sunthikastadayet,
ekakalam samadhih syallinga bhutam idam srnu.

That samadhi (trance) can be at once induced by drinking certain new chemical essences and by eating certain kinds of food, is a mistake. Now hear about the mistaken notion of the influence of company.

Bahwa samadhi (dalam keadaan setengah sadar) dapat terjadi seketika dengan meminum unsur kimia baru tertentu dan dengan menyantap semacam makanan tertentu, adalah merupakan suatu kekeliruan. sekarang dengarkan pengertian yang keliru tentang pengaruh perkumpulan.

7
sangamam gaccha sadhunam samkocam bhaja durjanat,
pravesa nirgam vayor guru laksam vilokayet.

“Keep the company of the virtuous, and avoid that of the vicious” (is a mistaken notion). Measuring the heaviness and lightness of the inspired expired air (is an erroneous idea).

“Peliharalah perkumpulan dari yang ber-buddhi dan hindari dari perkumpulan kejahatan” (merupakan pengertian yang keliru). mengukur berat dan ringannya udara yang dihisap dan dihembuskan (merupakan gagasan yang salah).

8
pindastham rupa samsthan ca rupastham rupa varjitam,
brahmai tasmin matavastha hrdayan ca prasamyati,
ity ete kathita vighna jnana rupe vyavasthitah.

Brahman is in the body or He is the maker of form, or He has a form, or He has no form, or He is
everything – all these consoling doctrines are obstacles. Such notions are impediments in the shape of
Jnana (knowledge).

Brahman ada dalam badan atau ia merupakan si pembuat bentuk atau ia memiliki suatu bentuk atau ia tak memiliki bentuk atau ia adalah segala sesuatunya – semua ajaran-ajaran yang megnhibur ini merupakan halangan. pengertian-pengertian seperti itu merupakan halangan dalam mempertajam pengetahuan atau jnana.

Published in: on 29 July 2009 at 10:02 am  Leave a Comment  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://taksu.wordpress.com/2009/07/29/jnana-halangan-pengetahuan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: