Pusat Syaraf

Siva Samhita
Bab II

4
trailokye yati bhutani tani sarvani dehatah
merum samvestya sarvatra vyavaharah pravartate

All the beings that exist in the three worlds are also to be found in the body; surrounding the Meru they are engaged in their respective functions.

Seluruh makhluk yang ada di tri-buana, juga diketemukan dalam badan; dengan mengelilingi meru mereka terikat pada fungsinya masing-masing

5
janati yah sarvam idam sa yogi natra samsayah

(But ordinary men do not know it). He who knows all this is a Yogi; there is no doubt about it.

(Tetapi orang awam tidak mengetahuinya). Ia yang mengetahui semuanya ini adalah seorang yogi; tak ada keraguan dalam hal ini

6
brahmanda samjnake dehe yatha desam vyavasthitah,
meru srmge sudharasmir bahir asta kala yutah

In this body, which is called Brahmanda (microcosm, literally the mundane egg), there is the nectar-rayed moon, in its proper place, on the top of the spinal cord, with eight Kalas (in the shape of a semi-circle).

Di dalam badan yang disebut brahmanda (mikrokosmos) ini, ada bulan yang bersinarkan madu (nektar) di tempat yang semestinya, di puncak jaringan syarah tulang belakang, dengan 8 kala (dalam bentuk setengah lingkaran)

7
vartate ‘harnisam so ‘pi sudham varsatyadho mukhah,
tato ‘mrtam dvidha bhutam yati suksmam yatha ca vai

This has its face downwards, and rains nectar day and night. The ambrosia further sub-divides itself into two subtle parts:

Mukanya mengarah ke bawah dan menghujani madu, siang dan malam. Selanjutnya santapan para dewa itu memisahkan diri menjadi 2 bagian halus.

8
ida margena pusty artham yati mandakini jalam,
pusnati sakalam deham ida margena niscitam

One of these, through the channel named Ida, goes over the body to nourish it, like the waters of the
heavenly Ganges – certainly this ambrosia nourishes the whole body through the channel of Ida.

Satu dari padanya, melalui saluran yang bernama ida, meliputi seluruh badan untuk memberinya makanan, seperti air dari sungai Ganga surgawi – tentu saja santapan para dewa ini menghidupi seluruh badan melalui saluran ida ini

9
esa piyusarasmarhi vamaparsve vyavasthitah,
aparah suddha dugdhabho hathatkarsati mandalam,
madhya margena srsty artham merau samyati candramah

This milk-ray (moon) is on the left side. The other ray, brilliant as the purest milk and fountain of great joy, enters through the middle path (called sushumna) into the spinal cord, in order to create this moon.

Sinar susu (bulan) berada di sebelah kirinya. Sinar yang lain, cemerlang seperti susu yang paling murni dan memancarkan kebahagiaan yang besar, masuk melalui jalan tengah (yang disebut susumna) ke dalam jaringan syarah tulang belakang untuk menciptakan bulan ini.

10
meru mule sthitah suryah phala dvadasa samyutah,
daksine pathi rasmibhir vagatyue dhvam prajapatih

At the bottom of the Meru there is the sun having twelve Kalas. In the right side path (Pingala) the lord of creatures carries (the fluid) through its rays upwards.

Di bawah meru ada matahari yang memiliki 12 kala. Di jalan sebelah kanan (pingala), penguasa makhluk mengangkut (cairan) melalui sinarnya ke atas.

11
piyusarasmi niryasam dhatums ca grasati dhruvam,
samira mandale suryo bhramate sarva vigrahe

It certainly swallows the vital secretions, and ray-exuded nectar. Together with the atmosphere, the sun moves through the whole body.

Secara pasti ia menelan pengeluaran-pengeluaran vital dan sinar yang mengucurkan madu. Bersama-sama dengan atmosfir, matahari bergerak melalui seluruh badan

12
esa surya para murtih nirvanam daksine pathi,
vahate lagnayogena srsti samhara karakah

The right-side vessel, which is pingala is another form of the sun, and is the giver of nirvana. The lord of creation and destruction (the sun) moves in this vessel through auspicious ecliptical signs.

Pembuluh bagian kanan, yaitu pingala, merupakan wujud lain dari matahari dan merupakan pemberi nirvana. Penguasa penciptaan dan penghancuran (matahari) bergerak dalam pembuluh melalui tanda-tanda ekliptika yang menguntungkan.

Published in: on 24 July 2009 at 8:52 pm  Leave a Comment  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://taksu.wordpress.com/2009/07/24/pusat-syaraf/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: