Penyerapan atau involusi

Siva Samhita
Bab I

78
prthvi sirna jalam magna jalam magnanca tejasi,
linam vayau tatha tejo vyomnivato layam yayau.
avidyayam mahakaso liyate parame pade.

The earth becomes subtle and is dissolved in water; water is resolved into fire; fire similarly merges in air; air gets absorption in ether, and ether is resolved in avidya (Ignorance), which merges into the Great Brahma.

Tanah menjadi halus dan larut dalam air; air diuraikan kedalam api; api demikian pula bergabung dalam udara; udara terserap dalam ether dan ether larut dalam avidya (kebodohan) yang bergabung kedalam Brahma yang agung.

79
viksepavarana saktir duranta sukharupini.
jada rupa maha maya rajah sattva tamo guna.

There are two forces – viksepa, (the out-going energy) and avarana (the transforming energy) which are of great potentiality and power, and whose form is happiness. The great maya, when non-intelligent and material, has three attributes sattva (rhythm) rajas (energy) and tamas (inertia).

Ada dua tenaga yaitu: viksepa (tenaga yang mengarah keluar) dan avarana (tenaga perubahan), yang merupakan kemampuan dan daya besar dan wujudkan adalah kebahagiaan. Maya yang agung bila tanpa kecerdasan dan material memiliki tiga sifat: sattva (selaras). Rajas (kekuatan, daya) dan Tamas (kelembaman).

80
sa maya varana sattaya vrta vijnana rupini.
darsayej jagad akaram tam viksepa svabhavatah.

The non-intelligent form of maya covered by the avarana force (concealment), manifests itself as the
universe, owing to the nature of viksepa force.

Bentuk maya tanpa kecerdasan yang terbungkus oleh tenaga avarana (penggelapan), mewujudkan dirinya sebagai alam semesta, disesbabkan oleh sifat daya viksepa.

81
tamo gunadhika vidya ya sa durga bhavet svayam
isvara tad upahitam caitanyam tad abhud dhruvam

sattadhika ca na vidya laksmih syad divya rupini,
caitanyam tad upahitam visnur bhavati nanyatha

When the avidya has an excess of tamas, then it manifests itself as Durga: the intelligence which presides over her is called Isvara. When the avidya has an excess of sattva, it manifests itself as the beautiful Lakshimi; the Intelligence which presides over her is called Vishnu.

Bila avidya memiliki sifat tamas, maka ia mewujudkan dirinya sebagai Durga di mana kecerdasan yang menguasainya disebut Isvara (Siva). Bila avidya memiliki kelebihan sifat sattva, ia mewujudkan dirinya sebagai Laksmi yang cantik di mana kecerdasan yang menguasainya disebut Visnu.

82
rajo gunadhika vidya jneya sa vai sarasvati,
yascit svarupo bhavati brahma tad upadharakah

When the avidya has an excess of rajas, it manifests itself as the wise Saraswati; the intelligence which presides over her is known as Brahma.

Bila avidya memiliki kelebihan sifat rajas, ia mewujudkan dirinya sebagai Sarasvati yang bijaksana; di mana kecerdasan yang menguasainya dikenal sebagai Brahma.

83
isadyah sakala deva drsyante param atmani,
sariradi jade sarva sa vidya tat tatha tatha

Gods like Siva, Brahma, Vishnu, etc., are all seen in the great Spirit; bodies and all material objects are the various products of avidya.

Dewa-dewa, seperti Siva, Brahma, Visnu dsb. semuanya terlihat dalam roh agung; badan dan semua obyek material merupakan bermacam-macam hasil dari avidya

84
evam rupena kalpante kalpaka visva sambhavam,
tattva tattvam bhavamtiha kalpananyena codita

The wise have thus explained the creation of the world – tattwas (elements) and non-tattwas (non-elements) are thus produced – not otherwise.

Dengan demikian para bijak telah menyatakan penciptaan dunia – tattva (unsur-unsur) dan yang bukan tattva (bukan unsur) dihasilkan – bukan dengan cara lain.

85
prameya tvadi rupena sarvam vastu prakasyate
visesa sabdopadane bhedo bhavati nanyatha

All things are seen as finite, etc. (endowed with qualities, etc.), and there arise various distinctions merely through words and names; but there is no real difference.

Segala benda-benda kelihatannya sebagai terbatas dsb. (berhubungan dengan sifat, dsb.) dan di sana muncul bermacam-macam perbedaan, hanya melalui kata-kata dan nama, tetapi tak ada perbedaan yang nyata.

86
tatha iva vastu nasty eva bhasako vartakah parah,
svarupatvena rupena svarupam vastu bhasyatha

Therefore, the things do exist; the great and glorious One that manifests them, alone exists; though things are false and unreal, yet, as the reflection of the real, they, for the time being, appear real.

Karena itu, benda-benda itu sebenarnya tak ada: di mana Yang Maha Esa dan Maha Mulia-lah yang mewujudkannya dan hanya Dia sendirilah yang ada; walaupun benda-benda itu palsu dan tak nyata, namun sebagai pantulan dari yang nyata, bagi makhluk hidup mereka itu tampaknya nyata.

87
ekah sattapurit ananda rupah purne vyapi vartate nasti kincit,
etaj jnanam yah karoty eva nityam muktah sa syan mrtyu samsara duhkhat

The One Entity, blissful, entire and all-pervading, alone exists, and nothing else; he who constantly realizes this knowledge is freed from death and the sorrow of the world-wheel.

Keseluruhan Tunggal, yang penuh kebahagiaan, meliputi serta meresapi segalanya, hanya Ia sendirilah yang ada, tak ada yang lainnya; ia yang secara terus menerus merealisir pengetahuan ini terbebas dari kematian dan kesedihan perputaran kehidupan dunia ini.

88
yasyaropapavadabhyam yatra sarve layam gatah,
sa eko vartate nanyat tan cittenava dharyate

When through the knowledge that all is illusory perception (aropa) and by intellectual refutation (apavada) of other doctrines, this universe is resolved into the one, then, there exists that One and nothing else; then this is clearly perceived by the mind.

Apabila melalui pengetahuan bahwa segalanya ini merupakan persepsi khayal (aropa) dan dengan pembuktian kecerdasan yang salah (apavada) dari ajaran-ajaran yang lain alam semesta ini dilarutkan ke dalam yang satu, maka hanya ada Satu keberadaan dan tak ada yang lainnya; maka ini merupakan persepsi pikiran yang jelas

Published in: on 24 July 2009 at 8:33 pm  Leave a Comment  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://taksu.wordpress.com/2009/07/24/penyerapan-atau-involusi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: