Mula Bandha

Siva Samhita
Bab IV

Mula-Bandha
atha mulabandhah

41
pada mulena sampidya guda margam suyatritam,
balasapanama krsya kramad urdhvam sucarayet,
kalpito yam mulabandho jara marana nasanah.

Pressing well the anus with the heel, forcibly draw upwards the apana vayu slowly by practice. This is
described as the Mula-bandha – the destroyer of decay and death.

Tekanlah baik-baik dubur dengan tumit, secara paksa tariklah ke atas apana vayu pelan-pelan dengan melatihnya. ini dilukiskan sebagai mula-bandha-penghancur kemerosotan dan kematian.

(more…)

Published in: on 26 July 2009 at 11:19 am  Leave a Comment  
Tags: , ,

Jalandhara

Siva Samhita
Bab IV

atha jalandharabandha

38
baddhagala sira jalam hrdaye cibuktam nyaset,
bandho jalandharah prokto devanam api durlabhah.
nabhistha vahnir jantunam sahasra kamalacyutam,
pibet piyusvistaram tad artham bandhayed imam.

Having contracted the muscles of the throat press the chin on the breast. This is said to be the Jalandhara-Mudra. Even gods reckon it as inestimable. The fire in the region of the navel (i.e., the gastric juice) drinks the nectar which exudes out of the thousand-petalled lotus. (In order to prevent the nectar to be thus consumed), he should practice this bandha.

Setelah menguncupkan otot-otot tenggorokan, tekan dagu pada dada, ini dikatakan menjadi jalandhara-mudra. bahkan para dewa menganggapnya sebagai tak ternilai. api di daerah sekitar pusar (yakni; cairan isis perut) meneguk madu yang dikeluarkan oleh ribuan daun bunga teratai (untuk menjaga madu itu dikonsumsisedemikian), ia harus melaksanakan bandha ini.

(more…)

Published in: on 26 July 2009 at 11:16 am  Leave a Comment  
Tags: ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.