Svastikasana

Siva Samhita
Bab III

95
janurantare samyag dhrtva padatale ubhe,
samakayah sukhasinah svastikam tat pracaksate.

Place the soles of the feet completely under the thighs, keep the body straight, and sit at ease. This is called the Svastikasana.

Tempatkan telapak kaki dengan sempurna dibawah paha, jaga badan tetap lurus dan duduklah dengan santai. inilah yang disebut svastikasana.

(more…)

Published in: on 25 July 2009 at 3:53 pm  Leave a Comment  
Tags:

Ugrasana

Siva Samhita
Bab III

92
prasarya caranad vandum paras parama samyutam,
svapanibhyam drdham dhrtva janupari siro nyaset.
asano gram idam proktam bhaved aniladipanam,
dehavasana haranam pascimottana samjnakam.
ya etad asanam srestham praty aham sadhayet sudhih,
vayuh pascima margena tasya sancarati dhruvam.

Stretch out both the legs and keep them apart; firmly take hold of the head by the hands, and place them on the knees. This is called ugrasana (the stern-posture), it excites the motion of the air, destroys the dullness and uneasiness of the body, and is also called paschima-uttana (the posterior crossed posture.) That wise man who daily practices this noble posture can certainly induce the flow of the air up through the anus.

Regangkan kedua kaki dan jaga supaya tetap terpisah; pegang kepala dengan tangan secara mantap dan letakkan pada lutut. inilah yang disebut ugasana (sikap keras) yang merangsang peredaran udara, menghancurkan kebodohan dan ke tak enakan badan dan juga disebut pascima-uttana (sikap penyilangan pantat). orang bijaksana yang sehari-hari melakukan sikap mulia ini pasti dapat menggerakkan aliran udara “per viam poteriori”.

(more…)

Published in: on 25 July 2009 at 3:51 pm  Leave a Comment  
Tags:

Padmasana

Siva Samhita
Bab III

88
uttanau caranau krtva urusamsthau prayatnatah,
urumadhye tathottanau pani krtva tu tadrsau.
nasagre vinyased drstim danta mulan ca jihvaya,
uttolya cibukam vaksa utthapya pavanam sanaih.
yatha sattaya samakrsya purayed udaram sanaih,
yatha saktyaiva pascattu recayedavirodhatah.
idam padmasanam proktam sarva vyadhi vinasanam.

I now describe the Padmasana which wards off (or cures) all diseases:– Having crossed the legs, carefully place the feet on the opposite thighs (i.e., the left foot on the right thigh, and vice versa); cross both the hands and place them similarly on the thighs; fix the sight on the tip of the nose; pressing the tongue against the root of the teeth, (the chin should be elevated, the chest expanded) then draw the air slowly, fill the chest with all your might, and expel it slowly, in an unobstructed stream.

Aku sekarang menggambarkan padmasana, yang dapat menangkis (atau menyembuhkan) segala penyakit: – setelah secara hati-hati menyilangkan kaki, tempatkan kaki-kaki tersebut pada paha yang berlawanan (yakni, kaki kiri pada paha kanan dan sebaliknya); silangkan kedua tangan dan tempatkan juga pada paha; pusatkan pandangan pada ujung hidung; tekan lidah pada pangkal gigi (dagu harus diangkat dada dilebarkan) kemudian tarik udara pelan-pelan, isilah dada semampunya dan keluarkan pelan-pelan dalam aliran yang tak terhalangi.

(more…)

Published in: on 25 July 2009 at 3:50 pm  Leave a Comment  
Tags:

Siddhasana

Siva Samhita
Bab III

85
yonim sampidya yatnena pada mulena sadhakah
medhopari pada mulam vinyasedyogavit sada
urdhvam niriksye bhrumadhyam niscalah samyatendriyah
viseso ‘vakrakayas ca rahasyudvega varjitah
etat siddhasanam kseyam siddhanam siddhi dayakam

The Siddhasana that gives success to the practitioner is as follows: Pressing with care by the heel the yoni, the other heel the Yogi should place on the lingam; he should fix his gaze upwards on the space between the two eyebrows, should be steady, and restrain his senses. His body particularly must be straight and without any bend. The place should be a retired one, without any noise.

Siddhasana yang memberikan keberhasilan pada para pelaku yoga, adalah sebagai berikut: Tekanlah yoni hati-hati dengan tumit dan yogi harus meletakkan tumit yang lainnya pada lingam; ia harus memusatkan pandangannya ke atas pada ruang antara kedua alis mata dengan mantap dan mengekang nafsu-nafsu. Badannya terutama harus diluruskan dan tanpa pembengkokkan. Tempatnya hendaknya sebuah tempat menyendiri, tanpa kebisingan.

(more…)

Published in: on 25 July 2009 at 3:48 pm  Leave a Comment  
Tags:

Sikap

Siva Samhita
Bab III

84
catur asit yasanani santi nanavidhani ca
tebhyas catus kamadaya mayoktani bravimy aham
siddhasanam tatah padmasanan cogram ca svastikam

There are eighty-four postures, of various modes. Out of them, four ought tot be adopted, which I mention below:– 1, Siddhasana; 2, Padmasana; 3, Ugrasana; 4, Svastikasana.

Ada 84 macam sikap, dari bermacam-macam ragam, antara lain, empat yang harus dipakai, yang Aku nyatakan berikut ini: 1. siddhasana, 2. padmasana, 3. ugrasana, 4. svastikasana

Published in: on 25 July 2009 at 3:46 pm  Leave a Comment  
Tags:
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.