Agama Hindu Bukan Agama Bumi dan Weda Ilmiah

Oleh Ida Pandita Mpu Siwa-Budha Daksa Dharmita

AGAMA Hindu merupakan agama yang tertua di dunia. Ini pendapat orang-orang non-Hindu. Agama Hindu, kitab sucinya Weda adalah wahyu Tuhan yang diturunkan melalui para Maharsi yang jumlahnya tujuh Maharsi yang disebut Sapta Rsi (Rsi Grtsamada, Rsi Wiswamitra, Rsi Wamadewa, Rsi Atri, Rsi Baharadwaja, Rsi Wasista dan Rsi Kanwa). Wahyu/sabda Brahman inilah dituangkan dalam bentuk tulisan yang diberi nama Weda Sruti (Rg Weda, Sama Weda, Yayur Weda, dan Atharwa Weda). Manakala ada pertanyaan apakah Weda Sruti ilmiah, dengan tegas harus dijawab ilmiah. Hal ini sudah dibuktikan kebenarannya. Yang membuktikan adalah orang Hindu dan bahkan non-Hindu.

Kebijaksanaan Weda meliputi cara kerja kosmos pada segala tingkatan dari pinda (mikrokosmos) sampai pada Brahmanda (makrokosmos). Seperti yang dinyatakan oleh Swami Sri Bharati Krsna Tyirthaji Maharaja, seorang sarjana Weda dan matematika, bahwa: ”Kata Weda memiliki arti awal sebagai sumber utama dan khazanah tak terbatas dari segala pengetahuan.” Tidak hanya berhubungan dengan apa yang disebut spiritual atau materi dunia lain, tetapi juga pengetahuan yang berkaitan dengan apa yang biasa digambarkan sebagai duniawi murni dan juga terhadap cara pencairan oleh manusia sedemikian rupa guna mencapai keberhasilan yang sempurna pada segala arah yang diamati.

Sebagai akibat dari keuniversalan Weda, ia hanya berurusan dengan kehidupan dunia luar dan kegiatan manusia, seperti juga keberadaan yang ada di dalamnya, dalam jiwa atau kesadaran tertinggi. Bukti yang terbaik tentang epistemologi ”pengetahuan keilmuwan” ini ditemukan dalam Wedanta Chandogia Upanisad. Di sini si pencari Brahmawidya/teologi diminta oleh gurunya seberapa jauh ia telah maju dalam belajar dan mencari keahlian dalam pokok-pokok permasalahan seperti sejarah (itihasa), literatur (purana), matematika (rasia vidya), ekonomi (nidhi-vidya), filsafat/logika (vakya-vidya), etika dan politik (ekayatana), fisika (bhuta-vidya), ilmu kemiliteran (ksatrya-vidya), astronomi (naksatra-vidya), sosial-psikologi (jana-vidya). Wedangnga juga termasuk pokok-pokok permasalahan ini seperti siksa (ilmu pengucapan kata-kata), chanda (ilmu perpajakan), vyakarana (ilmu tata bahasa), nirukta (etimologi), kalpa (ilmu tentang kewajiban pribadi, keluarga dan masyarakat).
 
Fakta Ribuan Tahun
Kenyataannya, dalam beberapa bidang pengetahuan, ilmu pengetahuan modern telah menemukan fakta-fakta yang sebelumnya sudah ada dalam literatur Weda ribuan tahun silam. Dalam pelajaran filsafat ilmu, pengetahuan astronomi tentang peredaran, India pada masa Weda menunjukkan bahwa apa yang diketahui para astonom tentang peredaran bumi mengelilingi matahari, jauh sebelum Copernicus mendapat peringatan dan Galileo Galilei disiksa karena penemuannya. Penghormatan tinggi yang sama telah diberikan pada pengetahuan keilmuwan dalam Wedanta oleh para sarjana Barat. Gerald Heard mengatakan, ”Wedanta sangat ilmiah tentang –hukum-hukum yang mengatur alam semesta. Demikian juga Dr. Kenneth Walker yang menyanjung kebijaksanaan Weda dan mengatakan, ”Wedanta merupakan suatu usaha untuk meringkas seluruh pengetahuan manusia dan membuat manfaat seluruh pengalaman manusia. Pada suatu saat ia adalah agama, pada saat lainnya filsafat dan saat lainnya lagi ilmu pengetahuan.” Dengan kata lain 3 pilar ilmu pengetahuan dunia, terdapat di dalam kitab suci Hindu (Weda) yaitu ontologi, epistemologi dan aksiologi.
Dalam masalah spiritual-etika ”aksiologi”: menguraikan tentang intuisi sebagai pasyati buddhi –  kecerdasan melihat dan juga ritabhrah atau ”kecerdasan yang menyangga kebenaran” yang memahami realitas secara spontan dan sempurna, tanpa penerimaan suatu jejak ketidakbenaran. Dalam terminologi modern, ia dikenal sebagai supra-nalar atau persepsi supra-rasional.
 
Keangkuhan Itu
Dalam Wedanta-Srimad Bhagavatam, Narada mengatakan bahwa, ”Manusia di bumi ini didatangi oleh jenis mada, keangkuhan yang berbeda. Seorang pangeran angkuh, seorang sarjana kadang-kadang angkuh. Tetapi ada keangkuhan dari suatu jenis berbeda: berbeda dari yang lainnya dan yang jauh lebih buruk. Adalah keangkuhan yang lahir dari sri, kekayaan. Sebab dengan kekayaan, manusia terlibat dengan perempuan, dengan perjudian, dengan bermabukan dan manakala keangkuhan hebat seperti itu mendatangi dia, manusia kehilangan perspektif, menjadi tuli dan digerogoti oleh para buta-kala dan akan melanggar peraturan-peraturan azas legalitas yang telah disahkan oleh banyak orang, bukan pribadi. Maka manusia akan kehilangan pengendalian dirinya dan ia menjadi tanpa keramahan. Ia memperdaya dirinya ke dalam pemikiran bahwa badan ini permanen. Hanya orang bodoh yang menganggap badan ini abadi. Karena ia tidak mengetahui perbedaan antara badan dan penghuni di dalamnya: Deha dan Dehin itu. Bagi cendekiawan/intelektual yang ditutupi keangkuhan satu-satunya pengobatan adalah kemiskinan. Hanya orang miskin yang mengetahui bahwa ia sama dengan binatang. Vidyamada, keangkuhan karena pengetahuan, dhanamada, keangkuhan karena kekayaan, kulamada keangkuhan karena kelahiran: ‘seorang yang tidak menderita ketiga penyakit mada itu, tentu saja mustahil untuk ditemukan. Hanya orang miskin yang bebas dari mada ini dan penderitaannya adalah tapa yang ia laksanakan menuju dunia yang lebih kekal sebanding dunia ini. Tetapi seorang sadaka yang mempunyai ketenangan batin biar bagaimana pun, tidak hanya perasaan selain bhakti kepada Narayana; Tuhan Yang Esa. Tidak ada manfaatnya bagi orang yang tercela yang mabuk dengan kekuasaan.”

Berdasarkan ulasan di atas pada Hari Raya Galungan ini, yang perlu diingat bahwa kebajikan atau dharma harus didasarkan kebenaran, telah didefinisikan segi hukum keadilan dan keselarasan, yang bersatu padu dalam struktur alam semesta, seperti dikehendaki Tuhan. Oleh karena itu, bagi si pencari kebenaran, kebajikan/dharma akan berarti menuntun suatu kehidupan yang adil dan harmonis dalam semua hubungan dengan yang lainnya pada berbagai tingkatan, baik di rumah maupun dalam masyarakat, bangsa dan sebagainya.

Penulis, rohaniwan/teolog Hindu, anggota Sabha Pandita PHDI Pusat, anggota/peserta Program Pascasarjana (S2) Kajian Budaya Unud dan Brahma Widya IHDN Denpasar
————-
 
* Kebijaksanaan Weda meliputi cara kerja kosmos pada segala tingkatan dari pinda (mikrokosmos) sampai pada Brahmanda (makrokosmos).
* Tiga pilar ilmu pengetahuan dunia terdapat di dalam kitab suci Hindu (Weda) yaitu ontologi, epistemologi dan aksiologi.
* Hari raya Galungan ini, yang perlu diingat bahwa kebajikan atau dharma harus didasarkan kebenaran, telah didefinisikan segi hukum keadilan dan keselarasan, yang bersatu padu dalam struktur alam semesta, seperti dikehendaki Tuhan.
* Bagi si pencari kebenaran, kebajikan/dharma akan berarti menuntun suatu kehidupan yang adil dan harmonis dalam semua hubungan dengan yang lainnya pada berbagai tingkatan, baik di rumah maupun dalam masyarakat, bangsa dan sebagainya.

sumber:

http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/11/28/o2.htm

About these ads
Published in: on 7 December 2006 at 4:35 pm  Comments (55)  

The URI to TrackBack this entry is: http://taksu.wordpress.com/2006/12/07/agama-hindu-bukan-agama-bumi-dan-weda-ilmiah/trackback/

RSS feed for comments on this post.

55 CommentsLeave a comment

  1. Benar apa yang dikatakan oleh Ida Pandita Mpu Siwa-Buddha Daksa Darmita bahwa Agama Hindu adalah bukan Agama Bumi tapi agama wahyu yang Ilmiah. Banyak yang mojokkan Hindu itu bukan Agama tetapi merupakan Budaya India yang berkembang menjadi Agama itu menurut para ahli diluar agama Hindu karena mereka hanya ingin mendiskriditkan Agama Hindu, agar Umat agama Hindu dibuat bingung dengan pernyataan tersebut dan beralih ke Agama yang dianut olehnya sehingga umat Hindu dengan mudah dapat dikonversi ke agama mereka.

  2. seep dah

  3. Agama Hindu adalah agama yang sangat luas menurut saya.. Saya menghargai sekali apa yang ada dalam agama Hindu, walaupun saya bukan pemeluk agama Hindu.. menurut saya untuk mengerti dan memahami Agama Hindu membutuhkan pikiran yang cerdas.. Dahulu saya menganggap agama Hindu adalah agama yang sulit dimengerti dengan banyaknya ritual2 dll. namun setelah saya bergaul dengan teman2 yang beragama Hindu.. saya menemukan semua jawabannya.. Banyak sekali blog2 yang mendiskriminasikan agama Hindu, saya merasa prihatin karena itu jelas saja sangat merugikan generasi2 muda yang tidak tau mana yang benar/salah

    • saya setuju sekali atas pendapat anda, dan masih banyak hal lg yg belum anda ketahui tentang agama Hindu..terutama tentang Awetara nya apalagi kisah Mahabarat dan Ramayana

  4. Saya bangga jadi hindu kebenaran abadi ajarannya tak pernah revisi seperti peraturan atau yang lain, hindu mother of religius , sruti adalah wahyu tuhan dan tidak menciptakan ajararan penyetara moral yang lain dan yang lain itu adalah saduran / jiplakan ditambahkan / dikurangkan menurut penyadur , sehingga anaknya menjadi kacau /merasa paling benar/merusak/ bertengkar/ menganggap orang lain / kalau mau bergabung baru dianggap saudara / ficisan, semoga damai

  5. Nama saya ayu,saya adalah salah satu pemeluk agama hindu di Indonesia tapi saya tidak tinggal di bali karena suatu tugas saya tinggal di luar bali….Dulu saya berpikir kalau Agama Hindu sangat jarang Khususnya di pulau jawa…Tapi setelah lama tinggal di pulau jawa saya semakin bangga jadi orang Hindu karena kami disini sangat di hargai dan pemeluk agama Hindu juga banyak…..dan begitu ketemu yang sama2 hidu sudah seperti saudara sendiri….

    tanggal 28-Januari-2009

  6. Perkenalkan saya ayung, saya adalah pemeluk agama hindu yang berasal dari bali. Dari penuturan di atas saya merasa bangga menjadi umat hindu,,,.Saya juga sering membaca tulisan/artikel yang berhubungan dengan agama hindu. Saya juga mendapatkan kesimpulan
    bahwa agama hindu adalah yang paling tua dari semua agama dan yang ada di dunia ini,..,serta agama hindu telah ada semenjak dunia ini diciptakan oleh tuhan,.,,itu terbukti karena agam hindulah yang tidak memiliki wali/penyebarnya..

  7. Dulu saya juga sangat bingung, apakah saya harus bertahan hidup di dalam Hindu ? Tapi sejak Th. 2003, mata hati saya terbuka lebar saat saya diserang penyakit yang tidak tahu kenapa. Lama saya terkulai lemah di Rumah Sakit UKI Jakarta, tapi tidak kunjung sembuh. Pada akhirnya saya terbang ke Bali dan lanjut masuk RS. Kertha Husada Singaraja Bali, tapi juga tidak kunjung sembuh. Pada akhirnya istri saya datang ke orang pintar ( Dukun ). Dan Beliau berkata bahwa, sakit saya tidak ada obatnya. hanya dengan berjanji untuk ” Ngiring ” dan melaksanakan Swadharma Usadha, maka saya sembuh. Di tengah kebingungan itu, saya menyatakan mau melaksanakan apa yang menjadi keinginan Ida Hyang Widhi dan Bethara Sasuhunan saya, maka sakit itupun sembuh tanpa obat apapun. Sejak saat itu saya yakin bahwa Ida Hyang Widhi baik sekali. Dan saya bangga menjadi seorang Hindu.

  8. Oleh karena itu BANGGALAH menjadi HINDU.

  9. dari tulisan diatas saya semakin sadar betapa agungnya agama Hindu yang saya anut itu. walau tanpa disadari hindu selalu dikritisi orang. dan seperti yang pernah saya baca juga bahwa Tuhan dalam Hindu itu wiyapi wiyapaka yang melingkupi seluruh ruang dan waktu. dengan hukum Rna Nya yang kekal tak dapat diubah, ditambah oleh awatara sekalipun. intinya peace dihati, peace di dunia, dan peace di akhirat. “OM Santhi..Santhi..Santhi..OM”.

  10. Om Suastiastu, Saya bangga beragama Hindu, walaupun pihak lain selalu memandang sebelah mata (khususnya yang berada diluar bali) tapi satu kuncinya bahwa agama yang saya anut adalah yang terbaik dari yang paing baik. mari kita rapatkan barisan, satukan tekat semoga Hindu selalu jaya dan abadi selamanya.

    Swaha…..

  11. Saya beragama Hindu,agama ini saya dapatkan dari orangtua, saya bangga menjadi umat Hindu, walaupun masih banyak pertanyaan dan hal2 yang berkaitan dengan upacara ritual Hindu yang menurut saya rumit. Kebanggaan ini timbul karena keyakinan yang di dasarkan atas kebenaran Ajaran-ajaran Hindu sepanjang jaman. Terimakasih atas adanya berbagai media yang telah memfasilitasi informasi dan edukasi agar kita umat hindu bisa tahu dan mengerti tentang Hindu. Salah satunya website ini teruslah kembangkan agar keyakinan kita sebagai Umat Hindu semakin meningkat dan terpelihara.
    Swaha….

  12. Sangat bagus sekali..

    Saya membaca liteatur lain yang mengatakan bahwa zaman diturunkannya Weda adalah pada zaman Nabi Nuh, Pada prinsipnya apa yang saya tanggkap dari treahd diatas adalah tidak lain dan tidak bukan agar polah tingkah dan pikiran manusia kembali merujuk kepada Kitab Suci, Bagaimana Tuhan membuat sebuah aturan yang maha baik, baik bagi semesta alam,dan baik bagi manusia itu sendiri. saya juga agak sedih mendengar bahwa agama hindu dipojokkan oleh agama lain (saya harap bukan islam yg memojokkan) karena saya seorang muslim, jika kita merujuk kepada kitab suci (hindu dan islam) maka akan kita temui sebuah konsep yang sama, seakan akan beruntun dari zaman ke zaman:

    QS. Al-Ikhlas (112) : 1 = Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 –> Tuhan hanya satu.

    QS. Al-Ikhlas (112) : 2 = Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3 –> Dia adalah Tuhan semesta alam

    QS. Al-Ikhlas (112) : 3 = Shvetashatara Upanishad Ch. 6 V. 9 –> Tuhan tidak punya bapak & ibu

    QS. Al-Ikhlas (112) : 4 = Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 dan Yajurveda Ch. 32 V. 3 –> tidak ada yg menyerupai Tuhan

    Ayat dan Sloka yang saya ambil merupakan sebuah konsep (hindu dan islam) yang hampir sama namun syariatnya berbeda dalam zamannya. bukan maksud untuk mencampur adukkan agama, hanya sebatas menjaga keharmonisan hubungan kedua agama, Hindu agama samawi dan Islam adalah agama samawi, Besar kemungkinan kita adalah saudara..

    Salam Damai..

    • Saya Kadek, dari Bali, Bali Age

      Tiang berterimakasih atas ulasannya.

      sangat bagus ulasan dari blog taksu.wordpress.com ini. :) Semua manusia berawal dari ciptaan brahman yg maha agung, KIta adalah percikan dari tuhan, dan hakikat hidup untuk menyatu dengan tuhan, dengan jalan tri kaya parisuda (berfikir, berbuat, dan berbicara dengan benar) dan tulus iklas sehingga tak terikat Karma hingga kita terikat lagi oleh kelahiran dan kematian. BUkan Surga dan Neraka tujuan Agama Hindu Kita, melainkan MOksha(menyatu dnegan Tuhan).

      Jika melihat dari sumber…manusia hanya dari tuhan dan kita adalah mahluk tuhan yang hidup untuk menuju ke Tuhan.

      Akan tetapi banyak manusia di dunia ini berbuat mengatas namakan salah satu agama, untuk apa membanggakan diri dari segi kepemelukan agama, untuk apa mengatakan agama ini lebih baik dari agama itu atau yang lain. Untuk Apa Kita Menyebut Beragama jika masih bisa melihat Kerendahan Agama Lain atau mahluk lain? Agama Melandasi perbuatan Untuk Kebajikan. Ayo , bergandengan tangan….tidak ada Agama yang buruk di dunia ini Jika Mengajarkan Kebaikan dan menyatu dengan Tuhan.

      Semua agamadi dunia tujuannya sama, Menyatu dengan TUhan.

      :) Salam Damai

      Om Santi Santi Santi OM

  13. Om Swasti astu, Saya pemeluk hindu lahir dan dibesarkan di pulau Dewata, dengan alasan carrier saya harus meniggalkan Bali, dan setelah berada diluar pulau dewata ternyata banyak sekali yang saya kurang mengerti mengenai hindu sendiri ( gugon tuwon ) saya mohon kepada para sulinggih dan para pemuka agama hindu untuk bisa lebih mensosialisasikan kepada umat hindu makna dan ajaran yang kita anut, karena hal tersebut penting dan mutlak harus diketahui dan dimengerti, hal tersebutlah yang Saya alami setelah banyak pertayaan yang timbul dari orang non Hindu ( Kenapa Hindu harus……? )
    Banggalah menjadi orang hindu…….

    Om Santhi3X Om

  14. Dulu saya moslem..Dan murtad pindah ke hindu…Karena saya sangat meyakini hindu itu ada dari jaman kejaman tetap eksis.

    • omswastyastu”’ saya berpendapat bahwa agama hindu adalah agama yang tertua d dunia, banyak mitos yang membuat saya kagum akan agama hindu contohnya banyak prasasti2 yang di temukan yang merupakan peninggalan zaman dulu yang merupakan simpul bahwa dulu hindu adalah kejayaan, namun sangat di sayangkan kenapa agama hindu tidak di ajarkan dan di kembangkan dari kecil agar nanti kelak dia uda dewasa mempunyai dasar dan tau akan asal usul agamanya…

      contohnya kayak ilmu liak di bali masak orang bali gak di ijinkan belajar namun orang luar bisa memplajari kelak nanti kalo misal gak ada lagi orang bali yang tau akan liak masak harus kita yang belajar ke luar negeri betapa malunya kita harus jauh2 k luar negeri untuk belajar budaya kita sendiri…

  15. Sangat bangga Menjadi Hindu….

  16. banggalah menjadi seorang hindu karna hindu mengajarkan manusia untuk mancapai kesempurnaan yaitu moksa bukan mengobral sorga.saya sangat bangga dan bersyukur lahir dan hidup sebagai orang hindu,om shanti shanti shanti om

  17. saya sebagai pemuda Hindu, memohon kesediaan bagi para sulinggih dan cedekiawan Hindu kiranya untuk terus melakukan pembinaan bagi umat sehingga tidak goyah akan rayuan dan godaan-godaan,baik umat di bali maupun di luar bali. karena di beberapa tempat di indonesia yang pernah saya kunjungi (termasuk Bali)banyak umat yang berpindah ke agama lain (Non-Hindu) karena alasan-alasan yang kurang etis dan cenderung memojokkan Hindu. pada kesempatan ini saya sampaiakan permohonan ini. suksme om shanti shanti shanti om

  18. sebenarnya orang kalau mengejek agama orang lain itu, pemahaman agamanya sendiri sangat dangkal.

  19. kita sebagai manusia jalan tengah yg mestinya kita ambil adalah segala bentuk keyakinan merupakan tuntutan jaman , hanya manusia yg membedakan ,yg ini jelek dan yg itu bagus.coba kita kembali melihat jaman atau yuga , sekarang kita masuk jaman kaliyuga , apa tanda jaman kaliyuga itu ?ketidakpastian keributan dan lain sebagainya ,nah sekarang apa yg harus kita renungkan ?yg membuat keributan itu siapa ? yg membuat dunia tidak nyaman itu siapa ? tetapi kita tidak boleh menyalahkan siapa siapa , karena dia ada membawa misi agar kaliyuga berjalan . setelah kaliyuga , kita masuk ke jaman keemasan jaman yg penuh dgn kedamain dgn sendirinya alam hanya menerima segala sesuatu yg bentuknya suci dan mampu beradaptasi dgn alam bukan sebaliknya . ibu pertiwi tidak akan pernah menerima kebencian dan tetesan darah ke pangkuannya . segera kita harus berbenah diri , menyucikan diri agar bisa bersama sama melakoni hidup penuh dgn cinta dan kasih sayang.
    salam perdamaian ,
    AYU

  20. terima kasih pada saudara-saudara yang telah mendukung kebenaran ajaran agama hindu, saya sebagai umat hindu akan senantiasa mendoakan semua umat yang berbuat baik kepada hindu. hindu merupakan agama murni yang diturunkan ida sang hyang widhi wasa melalui para maha rsi. ajaran hindu mencakup kesemua seluk beluk kehidupan. saya bangga menjadi hindu.

  21. Terima kasih, Artikelnya sangat menarik
    sebagai orang hindu yg awam saya berharap adanya lebih banyak lagi
    artikel semacam ini.
    Juga berharap kepada PHDI sebagai wadah pemersatu umat untuk lebih
    banyak melakukan pencerahan thdp umat hindu, sehingga hindu yang berkembang bukan yg “Mula keto”.terutama terhadap kaum muda yang sudah sangat kritis.Dan bukan merupakan yang hindu yang bagi kebanyakan orang yag karena ketidak tahuanya adalah merupakan agama yang rumit.
    Mohon lebih banyak lagi….!!
    mohon maaf jika ada kata- kata yang tidak berkenan.
    Saya bangga menjadi pemeluk hindu….
    and will never cange
    suksma

  22. Saya bukan umat hidu, tapi saya menyukai ajaran2 agama yang mengajarkan perdamaian dan dasar2 kehidupan. Bagi saya semua agama bagus selama mengacu pada kebaikan dan percaya pada kehidupan setelah mati, karena dengan demikian kita akan senan tiasa selalu berbuat kebajikan semasa hidup di dunia untuk persiapan bekal di akhirat kelak.

    Saya tidak begitu tau banyak tentang hindu dan maaf setau saya hindu memuji banyak sekali dewa dewi, tapi belakangan saya pernah baca katanya dewa dewi itu bukan tuhan, umat Hindu tetap bertuhan satu, apa benar demikian?, bukan untuk mencari agama yang benar dan salah, hanya sekedar untuk menambah pengetahuan saja.
    Salam :)

    • betul sekalli honey, kita memang memiliki banyak dewa dan dewi. namun itu merupakan manifestasi dari Beliau dg segala bentuk wajah, sifat, dan karakteristik yang berbeda yang bisa kita jadikan pedoman dalam kehidupan kita.

      Hanya ada satu kebenaran, tapi para orang pandai menyebutnya dengan banyak nama.
      Rg Weda (Buku 1 Gita Bait 46)

      Seperti itulah yang tercantum dalam Weda kita, terimakasih telah bertanya, Salam Kasih selalu untuk kamu.

      Best Regard,

      Sutawijaya

      • Urun rembung, antara tuhan dan dewa bisa kita Umpamakan seperti listrik. Sumber dari listrik dan listrik tersebut Generator terus saat kita mengalirkan listrik tersebut ke beberapa alat maka akan kita rubah namanya seperti televisi, lampu, setrika dan lain sebagai. Tuhan di Hindu juga hampir sama. Kekuatan tuhan itu ber ada ditiap sudut alam ini saat kita manfaatkan dalam melakukan sesuatu kita beri nama (Dewa). Mudah mudahan bisa dimengerti.

  23. saya sangat bangga memeluk agama hindu…dan dari kecil saya sudah menjalankan amanah menurut agama hindu yg diajarkan, bahkan saya tidak mau melewatkan puasa 24 jam di hari raya nyepi, puasa 24 jam di hari raya siwaratri, tidak tidur selama 36 jam selama hari suci siwa ratri, belajar mengendalikan mulut atau puasa 24 jam hari raya suci siwa ratri dan Nyepi, walau kadang saya menjalaninya tidak smpurna tp sy sangat senang dan bangga apabila sy sudah melakukan kewajiban saya itu kadang menjadi contoh untuk tmen2 saya yang seiman. mealaksanakn kewajiban spt Puasa semata2 mengajarkan kita peduli penderitaan saudara kita yakni meyadnye, puasa tidak berbicara yakni : mengingitkan kita pada kesalahan yg sudah kita ucapkan pada saudar2 kita yang membuat mereka tersinggung dan sakit hati telah apa yg kita sudah ucapkan baik sengaja maupun tidak sengaja. puasa bicara : diandaikn apabila kita tidak bisa berbicara maka spt itulah kita dunia terasa sepi maka jagalah mulut kita selagi bisa bertutur kata jangan menjelekan apalgi mencemoh orang lain maka anda tidak bersyukur atas apa yg di beri tuhan pepatah”mulutmu harimaumu”.
    yang pastinya Hindu mengajarkan keharmonisan semua makluk hidup didunia ,alam semesta ini agar terciptanya keseimbangan alam yang harmonis dan damai, supaya kita hening mendekatkan diri pada Sahyang widhi wase.

    HINDU is the best in My Life…
    Hindu is perfectly for My life…..
    I love HINDU……….

  24. Saya bkn org Hindu tetapi saya sgt kagumi ajaran hindu sepanjang yg saya tahu.,,trutama ajaran filsafatnya.
    Trims

  25. Om Swastyastu,
    saya bersyukur beragama hindu. Tuhan itu satu dan Beliau mewahyukan banyak agama, kenapa yaa….? apa supaya lebih bervariatif, lebih luas, lebih banyak jalan, banyak warna atao lebih gimana gitu …. apakah dengan 1 agama perselisihan akan berkurang ato malah pindah bentuk perselisihan yang baru? jika perselisihan positif bisa meningkatkan kesadaran dan jika negatif kesengsaraan yang didapat, kok malah menjadi Drua Bhineda, Yin yang, baik buruk, seperti cerita pembuatan tirtha kamandalu (keabadian) juga menghasilkan racun yang dahsyat, untuk menghasilkan energi gerak dari piston keluar juga bersamaan asap knalpot yg beracun….. wah jadi ngelantur … he he he
    Om Shanti Damai Shanti Om

  26. dari semua pendapat di atas saya kagum akan betapa kagumnya para generasi penerus yang membuat saya amat kagum ada yang dari non hindu yang begitu kagum akan ajaran2 hindu… semoga kelak semakin berkembanagnya zaman hindu tetap exsis dan semakin berkembang..
    Astungkara..

  27. HINDU….Adalah agama yg paling baik didunia ini karena mengajarkan kebaikan dan keharmonisan di dunia,tidak mengajarkan kekerasan dan tidak sok paling sempurna,janganlah sekali-sekali kamu menghina agama hindu karena karma akan datang untuk mu orang-orang yang sirik,iri hati,dengki dan slalu memfintah

  28. saya sangat bangga menjdi HINDU ,wlao saya awam tentang ilmu WEDA

  29. Saya Tidak Bangga Jadi HIndu , Jika Saya:

    - Tidak memahami dan menjalankan Ajaran WEDA , BAGAWAD GITA, dan kitab suci lainnya.

    Saya Akan bangga Jadi Hindu JIka Saya:

    sudah bisa menjalankan TRI KAYA PARISUDA dengan IKlas dan sangat benar,.

    • Tidak memahami dan tidak menjalankan ajaran weda dan Tri Kaya Parisuda maka yang ada hanya Egoisme dan Keakuan diri, JIka sudah memahami dan menjalankan dengan benar WEDA maka : BANGGALAH JADI MANUSIA yang memeluk HINDU karena Memiliki WEDA yang SUCi dan Bagawad GITA Yang SUCI

  30. Om Swastiastu,
    Saya hindu, dan sangat cinta pada agama saya.
    saya tertarik dengan weda dan jujur saja belum pernah membacanya. saya sangat awam tentang kitab. Dmanakah saya bisa belajar weda? apa hubungan weda dengan kitab lain seperti bagawadgita, saramuscaya dsb. suksma

  31. biarkan orang berkata apa tentang hindu,mo itu kafir,penyembah berhala,dinamisme,animisme ato yang lain,,yang saya tahu hindu sll mengajarkan kebaikan dan kedamaian,love hindu,,,

  32. Weda telah mengisfirasi para ilmuwan barat.Columbus pergi kearah barat mencari india setelah membaca kitab India(yayur Weda 3/6) yang mengatakan bumi ini bulat. shg benua yang ditemuinya dikira India. Itulah sebabnya penduduk asli Amerika disebut Indian.Demikian juga copernicus mengatakan bumi mengelilingi matahari setelah membaca yayur weda 3/6.Mungkin juga Sigmud Freud mengembangkan psikoanalisa setelah membaca Bagawad gita Bab XIV, yang mengatakan satwam rajas tamas itu hakekat yang ada pada prakirti, sesuai dengan struktur kepibadianya Freud; Super ego.Ego dan Id.

  33. ”Sesungguhnya agama tauhid itu adalah agama yg satu ,agama kamu semua dan Aku adalah Tuhanmu…
    *kemudian mrk pengikut rasul2 menjadikan agama mrk berpecah belah menjadi bbrp pecahan segolongan merasa bangga dgn apa yg ada pada sisi mrk, sekiranya tdk ada keputusan Tuhanmu yg terdahulu niscaya mrk sdh diberi keputusan maka biarlah mrk dlm kesesatannya sampai suatu waktu
    Orang2 beriman orang2 yahudi orang2 nasrani dan orang2 sabiin barang siapa beriman kepada ALLAH,hari kemudian dan beramal saleh ,mereka itu benar,mrk mendapat pahala dr Tuhannya tdk ada kekhawatiran dihati mrk dan mrk tdk bersedih hati

  34. mantap

    • Aum swasti astu;
      Semua nya yang ada di bumi ini mengajar kan kebaikan, kebenaran dalam konteknya masing masing untuk menuju ke yang TUNGAL .tingggal bagaimana kita menyikapinya dan tergantung pada manusianya yang melakukannya ,apalagi kita yang percaya dengan adanya hukum KARMA.
      Disebutkan juga didalam pembicaraan filsafat jawa(sak bejo bejone wong eling isih BEJO wong kang elinh lan waspodo),adalagi disebutkan (wong nandur bakal ngunduh),dll.
      Apa pun Agamanya/ajjaranya:Berfikir,Bertindak,Berucap…yg baik niscaya akan baik.Seperti dalam percakapan Krisna dg Arjuna :dengan jalan apa pun dan bagaimana pun kamu datang kepada KU …Aku akan datang kepada mu.
      Itu yang saya ambil hikmahnya,,,,
      Mohon maaf bila kurang berkenan.Panganjali….
      Aum Santhi Santhi Santhi Aum.

  35. Aum Swati Astu,semoga kedamaian selalu ada dikita semua umat sedarma.
    Memang benar penjelasan 2 tentang Hindu yang dipegang pada panca srada ,Cuma masih banyak orang orang yang kuarang begitu memahami ya,kalau orang jawa bilang rubuh gedang(dalam pendirian) dan kurang meng hargai satu samayang lain masih ter kotak2 dg golongan.masih membedakan antara jawa ataupun bali.Apalagi umat umat bali yang ada dijawa kurang terbinanya rasa hormat menng hormati,walaupun sebenernya cuma segelintir saja.Tolong pembinaan yang lebih baik untuk berkembangnya dan untuk menyambut ajaran BUDi ajaran leluhur kita (jongko joyo boyo) kembalinya ajaran BUDI.Mohon maaf bila ada salah kata yang kurang berkenan dihati pembaca.Panganjali Aum Santi Santi Santi Aum.

  36. om svastyastu.. walaupun dalam hindu banyak sakte, bagaimanapun cara beribadahnya kita tetap satu tujuan…. semoga semakin semangat dalam kerohanian… om santi3x om..

  37. bangga beragama hindu,dimana ajaran untuk melangkah hrus sesuai dharma(kebenaran)….
    I love hindhu….
    damai
    santhi

  38. Agama Hindu ilmiah
    http://agamahindu9.wordpress.com/

  39. nama saya wika saya beragama hindu ” mari wujudkan dunia yang damai dan sejahatera dngan berlandaskan MOKSARTAM JAGADHITA YA CA ITI DHARMA “

  40. jangan cma mengatakan bangga menjadi hindu, tp marilah qta amalkan dan wujudkan bersama ajaran2 hindu yg penuh dengan cinta kasih dan perdamaian.

  41. ekam

  42. saya sangat kagum akan kejujuran pemeluk hindu diluar pulau bali…..

  43. Om suasti astu,Amalkan smua ajaran yg ada didalam agama hindu,,,,,barulah merasa bangga jadi umat hindu.jangan cuma hindu diKTP saja.
    LOVE ALL,SERVE ALL.
    Lihat smua makhluk hidup adalah perwujudan TUHAN.
    Maka dunia akan damai dan tercapailah tujuan dari semua agama.”astungkara”
    salam damai
    OM SANTHI SANTHI SANTHI OM

  44. Sy sebagai dilahirkan menjadi seorang yg beragama hindu.

  45. Inti dari semua agama adalah
    Kasih dan sayang
    Kalo tidak ada cinta , kasih dan sayang
    Berarti itu bukan agama
    Trim

  46. OM NAMO DURGAYA,Smg smua mahluk bahagia damai sjahtra atas karunia HYANG WIDHI WASA DURGA MATA. JAY MATA DI

    • Menjelang perang dunia I, kaum yahudi menciptakan sekte wahabi utk merusak islam dari dalam. Dan sekte ini semakin berkembang sehingga mencoreng citra islam dan merubah islam dari agama menjadi teroris.Islam sebagai agama, yg punya nilai2 spiritual itu ialah para sufi & tasawuf mendirikan NU. NU inipun mati2an ingin di musnahkan oleh wahabi. Hati2 kalau mau masuk islam, ntar terjebak oleh kaum wahabi, mrk ngaku paling islam, padahal kering spiritual dan mereka itu sejatinya adalah teroris, bukan agama. Ajaran Nabi Muhammad yg asli itu semua ada di dalam WEDA, karena beliau mendapatkan Wahyu waktu di gua Hiro. Saya beragama Islam (arti islam adalah kaum yg berpasrah diri kepada Tuhan) dan kitabku adalah WEDA. Hindu kalau dlm bahasa arab itu Islam. Brahma , Sang Hyang Widi, kalau dlm bahasa arab itu Allah, hanya beda bahasa doank.

  47. OM SWASTYASTU
    PADA APA YANG HIDUP KEMATIAN ADALAH PASTI, DAN PASTI PULA DALAM KEMATIAN ADA KEHIDUPAN ” B. GITA” ini terkait dengan karma, kalau bagus skali akan moksatam ( menyatunya atman dengan Brahman dan akan terjadi “suka tan mawali duka” jika kuarang bagus akan hidup dalam proses REINKARNASI yang tujuannya tuk membayar kekliruan yang masih belum di perbaiki……..MAKA DARI PADA ITU KITA SEBAIKNYA TIDAK BERSESIH HATI…….kita di ajarkan menerima itu karena itu smua kita yang bikin ‘ PLIHAN HIDUP” IDA sudah memberi pdoman dan landasan…. slanjutnya kita yang jalani,,,,dan yang lbih penting jga kalau mau niat moksatam BELIAU DAH MEMBEBASKAN DENGAN CARA APAPUN ITU YANG PENTING TULUS IKLAS””B. GITA” PASTI AKAN D TERIMA INGAT PASTI AKAN D TERIMA dan tentu juga menjalankan SUADARMANING MANUSIA.
    JADI KALAU ADA YANG BILANG AGAMANYA YANG PALING BAGUS DAN BENAR KARENA BEGINI DAN BEGITU…….SAYA YAKIIN ORANG ITU LG KURANG DALAM MEMAHAMI AJARANNYA ATAU MUNGKIN GAK ADA DI SEBUTKAN DI SANA ATAU …….
    jadi kesimpulannya saya sangat bangga skali mnjadi HINDU karena di sini saya mendapat ketenangan dalam menjalani hidup dan bermasyarakat dengan banyak karakter dan beda pandangan dengan MENJALANKAN konsep2 yang ada pada WEDA dan TATWA2 yang lainnya.
    Di antara konsep konsep yang saya banggakan dan pada intinya smua bangga krna keterbatasan saya sbagai manusia yang blum bgtu cukup umur dan kaitannya saya harus bagi pikiran saya dengan situsai kehidupan skarang antara lain:

    1, PANCA SRADA
    percaya penuh dengan adanya bagian dri ini
    2, PANCA …….
    sukla brahmacari, brahmacari, grahasta, wanaprasta, biksuka dan sansaniasin ( konsep tahapan2 menjalani hidup ) dibarengi konsep TRI HITA KARANA
    3, dan di barengi juga konsepTRIKAYA PARI SUDHA
    MAAF JIKA ADA YANG SALAH KRNA SAYA PRIBADI MASIH KURANG JAUH MNEKUNI CMA INGIN MENDAPATKAN MASUKAN DARI TEMEN DAN SAUDARA SEKALIAN

    OM ANTHI CHANTI CAHNTI OM


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: